PELAKU PEMBUNUHAN KENAKAN PELINDUNG POLISI SEUSAI PERSIDANG

harmony981 _serang

Puluhan masyarakat cikepuh kota serang hari ini mendatangi pengadilan negeri serang untuk mengikuti jalannya persidangan pembunuhan warganya terkait masalah adu bola beberapa saat yang lalu. Senin 10 /12

IMG00525 IMG00567 IMG00568 IMG00569 IMG00570 IMG00571 IMG00572 IMG00573 IMG00574 IMG00575 IMG00576 IMG00577 IMG00578 IMG00513 IMG00514 IMG00515 IMG00516 IMG00517 IMG00518 IMG00519 IMG00520 IMG00521 IMG00522

Persidangan pembunuhan warga cikepuh yang di lakukan pada saat pertandingan sepak bola  persahabatan antara kampung cikepuh  dengan kampung unyur,  hari persidangan yang ketiga.

Proses Persidangan tertutup di karena pelaku masih di bawah umur dan agenda persidangan kali ini mendengarkan keterangan saksi persidangan yang berjalan semenjak jam 10 pagi hingga 16.00 berjalan lancar.

Namun di luar persidang puluhan warga dari keluarga korban menyaksikan meski tanpa mengetahui keputusan ketua hakim, hanya ibu ibu dan anak anak yang di perkenankan mengikuti persidang dari luar ruang sidang,  warga korba yang laki laki tidak di perkenankan masuk ke area pengadilan negeri karena di takutkan akan terjadi seperti waktu persidangan yang kedua kemarin, pasalnya persidangan yang kedua keluarga korban ingin mengadili pelaku seusai persidangan selesai karena keluarga masih menaruh dendam, meski keluarga korban yang tidak di perbolehkan masuk mereka tetap bertahan di depan pintu gerbang pengadilan, keluarga korban sangat antusias pasalnya meski sempat di guyur hujan di sekitaran pengadilan negeri keluarga korban tetap bertahan hingga persidangan selesai.

Setelah hampir 6 jam akhirnya persidangan selesai, namun prooses pengawalan pelaku dari ruang sidang hingga ke mobil tahanan sangat menjadi perhitungan aparat keamanan pasalnya warga korban yang semenjak pagi mengikuti persidangan mulai merangsek ke depan pintu gerbang di tambah keluarga korban yang di perbolehkan mengikuti persidangan di luar sidang mulai mengeluarkan bahasa bahasa kotor dan mencaci maki tersangka,

Akhirnya aparat keamanan terpaksa memakaikan alat pelindung untuk pelaku sebagai antisipasi bila terjadi hal yang tidak dinginkan, helm, rampi anti peluru serta deker pengaman kaki di di kenakan kedua tersangka untuk meninggalkan persidangan, dengan di kawal puluhan aparat keaman akhirnya pelaku di bawa ke luar tempat persidangan dengan lewat pintu belakang, bukan mobil tahanan yang kali ini di pakai aparat keamanan sebagia mobil penghantar pelaku ke lembaga pemasyarakatan karena di perkirakan akan membuat histeris keluarga korban,saat melihat pelaku masuk kemobil tahanan,  sebagai pengelabu terhadap keluarga korban yang telah berkumpul di pintu gerbang  aparat keamanan mengunakan mini bus sebagai mobil untuk menghantarkan pelaku ke LP.

#Mamo erfanto melaporkan untuk harmony update #

PELAKU PEMBUNUHAN KENAKAN PELINDUNG POLISI SEUSAI PERSIDANGAN

Puluhan masyarakat cikepuh kota serang hari ini mendatangi pengadilan negeri serang untuk mengikuti jalannya persidangan pembunuhan warganya terkait masalah adu bola beberapa saat yang lalu. Senin 10 /12

Persidangan pembunuhan warga cikepuh yang di lakukan pada saat pertandingan sepak bola  persahabatan antara kampung cikepuh  dengan kampung unyur,  hari persidangan yang ketiga.

Proses Persidangan tertutup di karena pelaku masih di bawah umur dan agenda persidangan kali ini mendengarkan keterangan saksi persidangan yang berjalan semenjak jam 10 pagi hingga 16.00 berjalan lancar.

Namun di luar persidang puluhan warga dari keluarga korban menyaksikan meski tanpa mengetahui keputusan ketua hakim, hanya ibu ibu dan anak anak yang di perkenankan mengikuti persidang dari luar ruang sidang,  warga korba yang laki laki tidak di perkenankan masuk ke area pengadilan negeri karena di takutkan akan terjadi seperti waktu persidangan yang kedua kemarin, pasalnya persidangan yang kedua keluarga korban ingin mengadili pelaku seusai persidangan selesai karena keluarga masih menaruh dendam, meski keluarga korban yang tidak di perbolehkan masuk mereka tetap bertahan di depan pintu gerbang pengadilan, keluarga korban sangat antusias pasalnya meski sempat di guyur hujan di sekitaran pengadilan negeri keluarga korban tetap bertahan hingga persidangan selesai.

Setelah hampir 6 jam akhirnya persidangan selesai, namun prooses pengawalan pelaku dari ruang sidang hingga ke mobil tahanan sangat menjadi perhitungan aparat keamanan pasalnya warga korban yang semenjak pagi mengikuti persidangan mulai merangsek ke depan pintu gerbang di tambah keluarga korban yang di perbolehkan mengikuti persidangan di luar sidang mulai mengeluarkan bahasa bahasa kotor dan mencaci maki tersangka,

Akhirnya aparat keamanan terpaksa memakaikan alat pelindung untuk pelaku sebagai antisipasi bila terjadi hal yang tidak dinginkan, helm, rampi anti peluru serta deker pengaman kaki di di kenakan kedua tersangka untuk meninggalkan persidangan, dengan di kawal puluhan aparat keaman akhirnya pelaku di bawa ke luar tempat persidangan dengan lewat pintu belakang, bukan mobil tahanan yang kali ini di pakai aparat keamanan sebagia mobil penghantar pelaku ke lembaga pemasyarakatan karena di perkirakan akan membuat histeris keluarga korban,saat melihat pelaku masuk kemobil tahanan,  sebagai pengelabu terhadap keluarga korban yang telah berkumpul di pintu gerbang  aparat keamanan mengunakan mini bus sebagai mobil untuk menghantarkan pelaku ke LP.

#Mamo erfanto melaporkan untuk harmony update #

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s