BENTROK 2 WARGA MNYEBABKAN SATU KORBAN MENINGGAL

  1. Serang – Dua kelompok pemuda bentrok di Kampung Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Sabtu (24/3) malam. Satu orang pemuda tewas setelah terkena tusukan bagian dada kananya, dan tiga orang pemuda lainya mengalami luka tusukan dan juga luka lebam akibat pukulan benda tumpul.

    Korban tewas akibat bentrokan itu bernama Nursaman, 17, warga Kampung Baru, Desa Baru, Kecamatan Pamarayan, sedangkan korban yang menglami luka-luka yaitu Muhdi, 20, Uwin, 17, dan Arkawi, 21, ketiganya juga merupakan warga Kampung Baru, Desa Baru, Kecamatan Pamarayan.

    Dari informasi yang dihimpun, bentrokan ini terjadi di sekitar Pasar Pamarayan, tepatnya di Kampung Pamarayan, Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang. Saat itu, para korban berjalan kaki dari kampungnya, akan membeli bubur kacang ijo yang berada di pasar tersebut.

    Sebelum tiba di warung bubur, korban bertemu dengan 6 pelaku yang sudah dikenalnya, yaitu Tedy, 21, Ade Anwar, 20, Deni, 18, Sidik, 18, Asep, 18, dan Dadan, 21, yang merupakan warga, Kampung Pamarayan, Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang. Ke 4 korban juga menyempatkan ngobrol dengan para pelaku.

    Namun dalam obrolan, sempat terjadi cekcok mulut, karena seorang tersangka yang diketahui bernama Deni, mengatakan pakaian switter yang dipakai Nursaman sudah tidak jaman lagi. Namun cekcok mulut yang terjadi tidak berlangsung lama, karena korban bersama tiga rekannya itu lebih memilih mengalah dan melanjutkan untuk membeli bubur.

    Usai membeli bubur, para korban yang hendak pulang dihadang oleh 6  pelaku. Para pelaku yang sudah membekali diri dengan senjata tajam ini langsung menyerang korban. Korban Nursaman, dan Arkawi ambruk bersimbah darah setelah terkena tusukan senjata tajam. Sedangkan Uwin dan Muhdi hanya terluka benjol di kepala akibat pukulan benda tumpul.

    Oleh warga keempat korban sempat dilerai, dan sebagian warga melarikan korban ke puskesmas setempat. Namun karena lukanya cukup berat, Nursaman yang menderita luka tusuk pada dada kanan dan Arkawi yang mengalami luka tusukan di bagian tangan kiri dan satu luka tusuk tepat ditenggorokan korban, langsung dirujuk ke RSUD Serang. Setelah mendapatkan perawatan medis, Nursawan akhirnya meninggal dunia, sedangkan untuk Arkawi masih mendapatkan perawatan di RSUD Serang. “Perkelahian ini terjadi, hanya karena saling ejek,” kata Ahmad Zen, kaka Nursaman, kemarin.

    Petugas Reskrim Polsek Pamarayan dan Polres Serang yang mendapatkan laporan adanya bentrokan, langsung mendatangi lokasi kejadian. Ke enam pelaku penganiayaan langsung berhasil ditangkap. Saat ini para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan masih dalam pemeriksaan intensif, di Mapolres Serang.

    Agar keributan tidak meluas, 350 personil dari Polres Serang dan Brigade Mobil (Brimob) Polda Banten telah diterjunkan untuk mengamankan lokasi kejadian.(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s