HAMPIR SATU BULAN KELUARGA NENI TIDUR DI ATAS TERPAL

HARMONYFM_SERANG,-  Di balik gembor gembor beberapa bakal calon walikota serta meriahnya kota serang dengan bebagai hiasan salah satu pasangan bakal calon walikota, di balik itu semua masih ada masyarakat yang kondisinya sangant memprihatinkan, seperti Kondisi rumah keluarga Neni sungguh memprihatinkan. Pasalnya, rumah tersebut ambruk pada pertengahan Maret lalu, namun hingga kini belum tersentuh Pemerintah,  hampIr satu bulan keluarga Neni tidur tidur di luar rumah. Jum’at 12/4

hingga saat ini  bantuan  yang di terima dari dinas sosial kota serang yang di terima  keluarga neni hanya berupa terpal,  untuk melindungi dari hujan, tiga buah Pelbed untuk alas tidur, selimut, daster, dan Sembako, beberapa bahan makanan, dan alat rumah tangga serta pelindung untuk keluarga korban.

keluarga neni yang mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni atau (RTLH) namun pada kenyataanya rumah yang seharusnya bisa menjadi temapt tinggal kini ambruk karena lapuknya usia, entah kemanakan dana bantuan itu mengalir.

Sementara itu Agus M Arif DJ, selaku Kepala Bidang Jamkesra Dinsos Kota Serang. Menuturkan, pihak Dinsos tengah berupaya untuk membantu Masyarakat Serang yang terkena bencana, namun Neni, sebelumnya diketahui sebagai penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kota Serang, senilai Rp10 juta. Namun dana tersebut kemudian diserahkan kepada kelompok penerima untuk mekaqnisme penyalurannya.

“Kami hanya mengusulkan kepada DKPAD untuk bantuan ini, dan memberikan rekomendasi pencairannya. Sedangkan untuk pelaksanaan diatur kelompok, dan Lurah. Jadi silahkan tanyakan masalah ini kepada beliau (red- Lurah Warung Jaud),” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s