RELA GANTUNG DIRI, TUNTUT PENYELESAIN KASUS DANA HIBAH BANTEN 2011-2012

98’1 HARMONY FM_BANTEN 

Gambar

Kecewa dengan kinerja pemerintah banten Aliansi pemuda dan masyarakat banten, gelar aksi gantung diri  di depan gedung kesejahteraan rakyat atau kesra banten untuk tuntut pengungkapan kasus dana hibah 2011 hingga 201, aksi  orasi dengan gantung diri yang di lakukan aliansi pemuda dan masyarakat banten di depan gapura gedung kesra banten sebagai bentuk banyaknya dana hibah yang di salah gunakan segelintir oknum pemerintahan dan orang dekat gubernur. Rabu 25/9

Aksi  aliasi pemudan dan masyrakat banten di lakukan karena  banyak kasus pemotongan anggaran bantuan sosial atau dana hibah yang di salurkan ke pondok pesantren, contohnya adalah ponpes nurul kolam kabupaten lebak  yang seharusnya mendapatkan bantuan sebesar 25 juta dari dana hibah namun hanya mendapat 5 juta pada anggaran 2012,  belum lagi kasus yang terjadi di ponpes tafatul atfa meski tidak mengajukan profosal bansos namun dalam daftar penerimaan bansos 2011 ponpes ini mendapatkan dana hibah sebesar 25 juta, dan di kabupaten tangerang sesuai data penerima bansos adalah yayasan almukarobah namun sesuai surfai kami di lapangan yayasan almukarobah yang beralamat di jl Hasanudin No.27 desa Sodong Tiga raksa kabupaten tangerang itu tidak ada atau fitif.

sementara itu ketua aliansi pemuda dan masyarakat banten yaya bae menegaskan banyak temuan lain di lapangan terkait peyalah gunaan anggaran dana hibah, seperti yang kami temukan sesuai keterangan dari salah satu masyarakat yang berani mengungkap kebejatan oknum pemerintah terkait dana hibah, warga yang tidak mau di sebutkan nama dan alamatnya tersebut mengungkapkan dirinya tidak pernah mengajukan profosal bansos, namun dirinya hanya di intruksikan untuk menyerahkan foto copy ktp dan buku tabungan oleh team pengadaan dana hibah, ktp serta buku tabungan yang di berikan oleh team pengadaan dana hibah kemudian  di berikan kepada salah satu pegawai  provinsi banten yang berinisial S.A yang diduga orang dekat gubernur tersebut lalu menyerahkan profosal ke pihak kesra . sementara itu dalam proses pencairan dana uang dari penerima seluruhnya di setorkan ke S.A dan penerima bantuan hanya mendapatkan 10 persen dari dana bansos yang semestinya.

Aksi yang akan di lanjutkan ke kantor kejaksaan tinggi banten ini bertujuan untuk memberikan bukti bukti kepada kepala kejaksaan tinggi banten terkait penyalah gunaan dana hiba,dan kami berharap kejaksaan tinggi banten bekerjasama dengan polisi daerah banten bisa mengungkap kasus penyalahgunaan dana hiba hingga ke akar akar penikmat dana untuk masyarakat tersebut, Serta gubernur harus terbuka terkait dana hiba dan menindak tegas pegawai kesra bila terbukti memakan dana hibah tahun anggaran 2011 hingga 2013. tegasnya (m#)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s